Kita semua berbeda, bahkan setiap orang itu unik. Begitupun dengan reaksi kita terhadap tekanan kehidupan sehari-hari bervariasi dan bergantung pada perpaduan variabel yang rumit. Dan tampaknya di atas daftar teratas dalam pikiran banyak orang, hamba sendiri tepatnya, adalah percepatan kehidupan dan kemampuan menyulap begitu banyak prioritas sekaligus.
Ketika Tuan menyusun rutinitas harian, apa yang Tuan posisikan di tempat teratas? Bisa jadi itu bukan prioritas yang paling penting. Bahkan bagi banyak orang, prioritas yang paling penting tidak terdapat dalam daftar tersebut.
Mari bercermin dan bertindak pragmatis. Tuan tahu, prioritas yang paling penting itu haruslah Tuan! Karenanya Tuan perlu memperhitungkan setiap waktu dalam setiap harinya untuk diri Tuan sendiri.
Tuan adalah prioritas tertinggi, itu yang terpenting, itu juga jika Tuan merasa dituntut memenuhi kehidupan di abad ke-21. Hidup bisa begitu menantang. Kemampuan Tuan untuk mengatasi perubahan yang tanpa henti ini bergantung pada kemampuan terutama intelektual Tuan.
Layak Kesejahteraan
Beberapa minggu yang lalu hamba berdiskusi dengan seorang teman tentang tantangan memprioritaskan diri. Tampaknya perasaan bersalah dan egoisme menciptakan hambatan.
Memperjuangkan kesejahteraan diri Tuan sebagai prioritas terbesar tidak ada hubungannya dengan egoisme, dan Tuan tidak perlu merasa bersalah. Justru ini merupakan pendekatan yang paling bertanggung jawab terhadap kehidupan. Tuan punya kewajiban menjaga diri sendiri dan berinvestasi dalam perawatan diri. Ini juga bukan tentang mengatakan tidak kepada mereka yang meminta bantuan Tuan. Ini lebih tentang mengatakan ya sesuai persyaratan Tuan dan tentang apa yang secara realistis mampu Tuan, sebagai manusia berakal sehat, berikan.
Keseimbangan
Menemukan keseimbangan, menurut hamba, adalah keterampilan hidup tingkat tinggi dan yang paling menantang untuk dikuasai. Mengapa tidak? Kita menanam di dunia ini agar dapat memanen kelak di akhirat.
Banyak orang menghabiskan lebih banyak waktu di tempat kerja daripada di rumah dan lebih banyak waktu dengan rekan kerja daripada dengan keluarga, jadi pekerjaan adalah bagian terbesar dari kehidupan mereka. Sekarang waktunya orang-orang belajar menata hidup mereka sehingga menghasilkan keseimbangan yang pada gilirannya akan menghilangkan beban dan stres yang tidak perlu, dan meningkatkan kesejahteraan jangka panjang.
Apapun itu, pastikan Tuan memperhitungkan segalanya untuk kepentingan Tuan sendiri dan tidak pernah melupakan prioritas terbesar, yakni diri Tuan sendiri.