Hamba tak peduli pada apa yang akan Tuan makan untuk sarapan esok hari, atau tipuan bodoh yang dapat dilakukan kucing Tuan, sampai Tuan menunjukkan ketertarikan Tuan pada hamba. Setelah Tuan menunjukkannya, Tuan mendapatkan perhatian hamba, dan mungkin hamba mulai percaya kepada Tuan.
Hidup di dunia yang sarat dengan banyaknya hal yang menuntut perhatian, memedulikan orang-orang terlebih dahulu adalah cara agar Tuan mendapat perhatian mereka.
Komunikasi itu hubungan dua arah; melibatkan pengirim dan penerima, dan diikat oleh lem bernama pesan.
Ini tak berarti Tuan harus menghampiri khalayak begitu saja karena telah menciptakan karya biasa-biasa saja yang berkontribusi pada status quo. Tapi sebaiknya Tuan mencari cara untuk menambahkan nilai. Sebaiknya Tuan menciptakan sesuatu yang layak untuk khalayak.
Terhubung, Terlibat dan Melayani
Jika Tuan punya sebuah pesan yang ingin didengar dunia, sebuah buku yang ingin dibaca orang-orang, sebuah lagu yang ingin dinyanyikan, atau hanya sebuah ide yang Tuan pikir layak disebarkan, cara Tuan membuat orang lain memperhatikannya tidak denganĀ membagikannya begitu saja.
Tuan harus terhubung, terlibat dan melayani, baru orang-orang akan memperhatikan. Ini bukan berarti Tuan tidak boleh berkeyakinan atau Tuan perlu menunggu izin untuk berbicara. Ini berarti Tuan menghargai dunia yang dikendalikan persepsi. Dan Tuan menghargai waktu orang lain. Lagi pula, berapa banyak sih orang asing yang Tuan perhatikan hari ini? Mengerti maksud saya?
1. Temukan Percakapan
Luangkan waktu untuk mendengarkan apa yang orang-orang perbincangkan tentang topik tertentu. Ikuti beberapa blog, baca beberapa buku karangan para pemimpin pemikiran. Kumpulkan informasi.
2. Terlibat dengan Orang-orang
Tinggalkan komentar di blog. Bukan agar orang lain melihat nama Tuan, namun itu juga boleh lah. Sampaikan komentar yang sesuai topik dan tentunya bermanfaat bagi penulis maupun pengunjung lain.
3. Buat Kontribusi
Jika Tuan telah mempelajari niche Tuan, berarti Tuan tahu kekurangannya. Kekurangan ini harus menjadi sesuatu yang Tuan rasa begitu kuat, sesuatu yang benar-benar mengganggu Tuan. Tapi jika Tuan tidak dapat menemukan sesuatu yang kurang, karenanya tidak punya sesuatu yang lebih untuk dikontribusikan, Tuan tidak berhak bicara.
Ulangi prosesnya sampai orang-orang terus mendengarkan. Kemudian Tuan sendiri dapat memulai membuat blog atau menyelenggarakan acara untuk melanjutkan percakapan tersebut. Namun lalu jangan terlampau yakin bahwa hanya karena Tuan membangun sebuah masjid, lalu orang-orang akan datang. Tuan perlu mendapatkan perhatian orang, dan cara Tuan melakukannya dengan peduli terlebih dahulu. Sehingga ketika pada akhirnya Tuan bicara, mereka akan mendengarkan. Mengapa? Karena mereka sadar bahwa Tuan menambahkan nilai.