Kehidupan yang kita lihat saat ini belum tentu kondisi masa depan kita. Kita melihat sesuatu melalui asumsi saat ini yang mungkin keliru. Setelah kita membersihkan buramnya jendela, kita melihat dunia sebagai, coba tebak, rangkaian kemungkinan baru. Ingat, tanpa sadar kita melihat dunia bukan sebagaimana dunia adanya tetapi sebagaimana maunya kita.
Pikiran menciptakan realitas. Jika Tuan berpikir sesuatu tidak dapat terjadi dalam hidup Tuan, maka ketidakmungkinan akan mengambil alih untuk membuatnya menjadi nyata. Pikiran itu dengan sendirinya menjadi ramalan yang terpenuhi. Keterbatasan yang Tuan rasakan menjadi rantai yang menjauhkan Tuan dari kehebatan yang seharusnya.
Isi pikiran Tuan dengan kesan-kesan pengalaman yang bermanfaat, bukan dengan benda-benda mudarat. Miliki kisahnya untuk dibagikan, bukan untuk dipamerkan.
Leave a Reply