As A Man Thinketh adalah sebuah buku yang sederhana, baik ketebalan bukunya maupun bahasanya, sehingga pembaca dapat dengan mudah memahami poin-poin yang disampaikan, tentang bagaimana menguasai pikiran mampu memberi kendali kehidupan seseorang.
Penulisnya, James Allen adalah pelopor metode bagaimana seseorang bisa menolong dirinya keluar dari suatu masalah. Ia menerbitkan karya filosofis ini pada tahun 1903.
3 (tiga) pelajaran penting tentang pikiran membentuk hidup Tuan:
#1 Tindakan Tuan adalah hasil dari pikiran Tuan
Semua yang Tuan lakukan merupakan hasil dari pikiran Tuan. Argumen pertama yang dikemukakan Allen adalah bahwa manusia itu intinya dari pikirannya sendiri. Sama seperti benih kecil berubah menjadi pohon besar, satu pikiran sering kali berubah menjadi keputusan besar, yang menjadikan pikiran Tuan akar dari tindakan Tuan.
Seiring waktu, tindakan-tindakan ini membentuk suatu pola, yang pada akhirnya akan membentuk karakter Tuan. Kendalikan pikiran Tuan, dan Tuan akan mengendalikan hidup Tuan.
#2 Tuan membentuk dunia sama seperti Tuan membentuk diri Tuan sendiri
Pikiran dan tindakan Tuan saling terkait begitu kuat. Alasannya karena pikiran dan tindakan ini hidup dalam hubungan sebab-akibat yang konstan dengan dunia luar.
Artinya Tuan mungkin melihat hidup Tuan sebagian besar ditentukan oleh faktor eksternal; cuaca, ekonomi, politik, atasan Tuan, mantan Tuan. Hidup Tuan bergantung pada begitu banyak hal yang tidak dapat Tuan pengaruhi. Berperan sebagai korban itu tidak mudah. Tuan bisa melepaskan tanggung jawab dan menyalahkan dunia atas segalanya.
Pada kenyataannya, pikiran Tuan, tindakan Tuan, karakter Tuan, semuanya memiliki pengaruh sebanyak pada dunia, seperti halnya dunia terhadap Tuan. Pikiran dan sikap yang Tuan miliki inilah yang membawa Tuan ke dalam situasi kehidupan Tuan, mungkin beberapa di antaranya kemudian Tuan tentukan pada nasib baik atau buruk, padahal sebenarnya Tuan sendirilah yang membuat semua itu terjadi.
Oleh karena itu, Tuan tidak dapat mendeskripsikan karakter seseorang hanya dengan melihat lingkungan tempat tinggalnya, atau memprediksi keadaan yang akan ia hadapi begitu saja. Banyak orang baik mendekam di penjara, sementara bajingan serakah hidup senang di atas penderitaan orang lain.
#3 Pikiran bisa menjaga Tuan awet muda, bahkan bisa membuat Tuan lebih cepat tua
Ketika kita berbicara tentang kekuatan berpikir positif, biasanya kita berbicara tentang afirmasi, prioritas, tujuan, dll. Jarang sekali tentang kesehatan. Sedangkan apa yang Tuan pikirkan berdampak besar pada detak jantung, kepala dan kulit Tuan. Berpikir positif dan terus berpikir positif bisa membuat Tuan awet muda.
Apa lagi yang bisa Tuan pelajari dari buku ini?
– Seberapa jauh fokus pada pikiran Tuan dapat membantu Tuan
– Mengapa Tuan harus melepaskan semua pikiran yang bukan bagian dari tujuan Tuan
– Bagaimana tidak membiarkan tanggung jawab menjadi beban yang memprihatinkan
– Apa saja efek dari menguasai pikiran
Anggaplah pikiran Tuan adalah sebuah taman, dan semak belukar yang tidak menumbuh kembangkan taman itu harus disingkirkan. Tuan akan berterima kasih pada diri Tuan sendiri bertahun-tahun yang akan datang.
Kini waktunya menguasai pikiran Tuan. Dan siapapun yang merasa tindakannya tidak memiliki konsekuensi baik, baiknya membaca buku ini, juga siapapun yang sering galau dan mereka yang baru-baru ini terganggu oleh timbulnya kerutan di dahi mereka.
Leave a Reply