Menyenangkan! Menjengkelkan! Perubahan terus menerus mengambil tempat dalam hidup kita. Perubahan tidak pernah berhenti. Dan satu-satunya yang konstan dalam hidup ini adalah perubahan.
Perubahan kurikulum pendidikan, pelayanan kesehatan, ekonomi; kenaikan harga, kemiskinan, kurangnya lapangan pekerjaan. Yang tersisa yang dapat kita lakukan adalah adaptasi menerima membiasakannya, dan menjadikan perubahan sebagai sarana untuk menuju yang terbaik dalam hidup kita. Apa yang dapat kita lakukan untuk tidak membiarkan perubahan ini memakan kita hidup-hidup?
Bagaimana Berurusan dengan Perubahan?
Hamba mendefinisikan puisi sebagai musik verbal. Dalam berlalunya waktu, hamba berusaha menangkap satu momen, sebuah emosi ataupun ide, dan menerjemahkannya ke dalam kumpulan kata-kata singkat tersambung berirama. Mis., memvisualisasikan seorang petani dengan kesederhanaannya, dan membiarkan daya imajinasi hamba membuat terjemahannya sendiri. Ketika pikiran liar kreatif hamba menceritakan dirinya sendiri ke dalam sebuah kisah atau [bahkan kemungkinan besar] menjadi lebih rumit, biasanya berkembang menjadi sebuah lagu.
Seperti itulah perubahan. Thus, sementara Tuan selalu mampu mengendalikan masukannya, Tuan pun mampu mengubah keluarannya.
Mengubahnya dengan mengantisipasinya terlebih dahulu, biar Tuan bisa membuat kisah yang segar seperti Enemy at the Gates versus membiarkan perubahan membuat Tuan KO.
We’re the younger generation
And we’re here to face the day
….
Ready for a change in the weather
Tesla – Change in The Weather
Antisipasi, prediksi, lihat gejala-gejalanya, karena perubahan sedang berjalan menuju Tuan, pasti. Tuan pun harus siap ketika perubahan tiba di depan Tuan. Alih-alih, Tuan samperin saja tuh perubahan. Tuan pelajari, dan Tuan usahakan agar perubahan sejalan dengan kesukaan Tuan. Pahami mana yang dapat Tuan pengaruhi dan mana yang tidak dapat Tuan kendalikan. Terkadang perubahan memerlukan pengertian ‘ia itu begitu’, tetap semangat dan lanjutkan. Penerimaan dan pengertian bisa mendorong Tuan, ya, daripada menunggu suatu hal berubah kembali.
Tidak selalu harus melupakan yang telah berlalu. Perubahan berjalan terus, hal yang dianggap kolot seringkali menjadi muda lagi.