Fakta: kebanyakan orang punya keinginan tetapi karena satu dan lain alasan sebagian besar keinginan mereka tidak terwujud. Itu tidak mengejutkan hamba.
Sering kali hamba mendapati diri merenung, apa pun keinginan hamba tidak akan terwujud, apakah karena itu tidak diniatkan, atau hamba tidak memenuhi syarat yang diperlukan, atau mungkin hamba dilahirkan hanya untuk mereka-reka, selamanya.
Tuan pernah mengalaminya? Memang tidak menyenangkan.
Dan seperti yang hamba sampaikan di atas, hamba tidak heran mengapa kebanyakan orang tidak pernah mewujudkan keinginan mereka, meskipun direncanakan. Kalau dipikir-pikir, kita tidak pernah diajari bagaimana menyusun rencana dengan cara yang masuk akal, menindaklanjutinya dengan tekad yang kuat sehingga mendekatkan pada terwujudnya keinginan tersebut.
Ya, menuliskan keinginan di atas kertas dilakukan, memvisualisasikan seakan-akan keinginan itu sudah tercapai dilakukan, afirmasi juga difungsikan, serta berbagai hal lainnya. Tetapi tidak ada yang akan benar-benar berhasil sampai kita menetapkan tujuan SMART yang utuh, dengan langkah-langkah jelas untuk dijalani. Menciptakan visi yang menarik dan memiliki pola pikir yang tepat juga penting, tetapi ini saja tidak akan membawa kita pada realisasi tujuan kita kecuali kita tahu BAGAIMANA membuat rencana dengan benar, dan kemudian berkomitmen menindak lanjuti rencana itu, fokus tidak terganggu atau tergoda aral melintang, dan konsisten berusaha.
Nah, jika Tuan ingin tahu cara mengembangkan rencana tindakan dengan benar yang akan mewujudkan keinginan Tuan, keinginan apa pun itu, bersiaplah untuk suguhan seri artikel tinggi cita-cita.
Cita-cita adalah impian, tujuan atau harapan yang ingin kita capai. Ini bisa berupa pencapaian pribadi atau kontribusi pada masyarakat. Cita-cita memberi kita arah dan menjadi motivasi untuk terus maju.
Pentingnya cita-cita: memberikan arti pada eksistensi kita. Tanpa cita-cita, kita hanya bergerak tanpa tujuan yang jelas. Cita-cita menginspirasi kita untuk berusaha lebih keras dan mengatasi rintangan.
Proses menuju cita-cita: 1) terkadang cita-cita kita berubah seiring waktu, perlu sikap fleksibel dan adaptasi dengan perubahan, mungkin kita menemukan panggilan baru atau memperluas visi kita; 2) cita-cita membantu kita memahami nilai-nilai yang kita anut, apakah itu kebaikan, keadilan atau keberanian, cita-cita membentuk karakter kita; 3) mengatasi rintangan, kehidupan seringkali diuji oleh rintangan, namun ketika kita bertekad, kita dapat mengatasinya dan terus maju.
Hamba sarankan Tuan meluangkan waktu untuk mempertimbangkan kelayakan setiap arahan di dalam artikel sebelum mengerjakan tugasnya. Dan jangan hanya membaca atau terburu-buru dan meninggalkan ‘lakukan saat ini’ untuk nanti. Ini adalah bacaan singkat, tetapi tidak dimaksudkan hanya untuk dibaca. Tuan harus bertindak. Selesaikan setiap bagiannya. Kekuatan untuk mengubah hasil Tuan berada di sana untuk Tuan raih, biarkan imajinasi Tuan melampaui keterbatasan hingga mewujudkan setiap keinginan Tuan.
Leave a Reply