Sudah menyelesaikan PR Tuan? Jika ya, lanjutkan. Siapkan lembar kertas yang tempo hari Tuan kerjakan. Perhatikan keinginan yang telah Tuan catat, dan tulis di lembar kertas lain dengan mengubahnya menjadi tujuan yang ditetapkan. Misalnya jika keinginan Tuan “Saya ingin menghasilkan Rp100juta sebulan”, ubah menjadi tujuan “Pada 21 Agustus 2013, saya telah memperoleh Rp100juta dari bisnis properti”. Untuk melengkapi tujuan SMART silakan baca kembali artikel ini.
Hampir setiap tujuan memiliki banyak sub-tujuan yang membentuk keseluruhan. Misalnya, satu tujuan untuk menurunkan berat badan 12kg dapat dipecah menjadi 12 sub-tujuan tersusun untuk masing-masing berkurangnya 1kg.
Berikut contoh lain. Sebuah tujuan untuk mendapatkan gelar pendidikan terdiri dari banyak tujuan yang lebih kecil seperti 1) mendaftar di program bergelar, 2) hadir di setiap kelas, 3) sukses menyelesaikan semua tugas, 4) lulus semua tes dan akhirnya bergelar.
Kecuali jika tujuan Tuan begitu sederhana, mungkin Tuan dapat melihat banyak tujuan lebih kecil yang membentuk tujuan lebih besar yang ada dalam pikiran Tuan. Hari ini kita akan memecah tujuan besar Tuan menjadi tujuan yang lebih kecil.
Bergantung pada tujuan Tuan, mungkin tidak jelas bagaimana cara memecahnya, karenanya lakukan yang terbaik. Satu hal yang berguna selama proses ini adalah membayangkan hasil akhir yang Tuan inginkan, dan kemudian melangkah mundur ke tempat Tuan sekarang berada. Tindakan apa yang diperlukan untuk membawa Tuan ke hasil akhir itu?
Sebagai contoh, untuk terbitnya buku, fokus pada tujuan utama sebagai titik acuan. Lalu mulai menariknya ke belakang, apa yang perlu terjadi sebelum itu, dan sebelumnya, dan seterusnya dan seterusnya. Tahapannya datang dengan sendirinya seperti ini; publikasikan, koreksi, sewa desainer untuk sampul, buat draf pertama dll dll sampai tiba di langkah pertama, riset topiknya.
Tuan selalu dapat menyempurnakannya ketika Tuan melewati satu langkah. Seperti berjalan mundur di tangga 10 langkah, sebelumnya untuk naik harus mulai dari langkah pertama.
Kita akan lebih fokus pada langkah-langkah tindakan itu nanti. Untuk saat ini, sebaik mungkin pisahkan tujuan besar menjadi bagian yang lebih mudah dikelola. Inilah yang hamba maksudkan dengan sasaran.
Setelah Tuan menuliskan semuanya, perhatikan baik-baik. Kemungkinan besar Tuan perlu langkah-langkah:
- Pengumpulan informasi. Jika Tuan belum mengetahui semua yang perlu diketahui untuk mencapai tujuan, mungkin Tuan harus melakukan riset dan pengumpulan informasi untuk melanjutkan nanti.
- Perencanaan dan persiapan. Sebelum Tuan mulai melangkah menuju suatu tujuan, yang terbaik adalah mengetahui dengan tepat apa yang perlu Tuan lakukan, dan bagaimana Tuan akan melakukannya.
- Langkah awal. Mungkin Tuan menemukan beberapa kerja keras kecil yang harus dilakukan sebelum Tuan benar-benar dapat mulai melangkah menuju tujuan dan menangani tindakan yang lebih besar.
Tentu saja, semua ini akan tergantung pada tujuan spesifik Tuan. Jika beberapa item di atas tidak sesuai dengan tujuan Tuan, abaikan saja.
Setelah selesai, simpan kertas Tuan. Tuan akan menggunakan sisi yang satunya untuk mencatat beberapa langkah tindakan yang jelas nanti.
Ini mungkin tampak seperti banyak tugas bahkan sebelum Tuan mulai memproses tujuan Tuan. Tetapi dengan merencanakan dan mempersiapkan seperti yang Tuan lakukan sekarang, Tuan benar-benar bergerak menuju tujuan!
Di tahap ini banyak yang terjebak dan ada banyak alasan untuk itu. Bisa jadi Tuan punya beragam minat dan ingin melakukan semuanya tetapi tidak tahu harus mulai dari mana. Atau bisa jadi Tuan tidak begitu yakin dengan apa yang ingin Tuan capai. Jika ini terjadi pada Tuan, bermitra dengan seorang pembina (coach) mungkin pilihan yang tepat. Coach dapat membantu Tuan menetapkan tujuan berdasarkan nilai-nilai, minat, bakat, dan pengalaman Tuan.
Leave a Reply