Banyak orang takut mengakui bahwa mereka tidak tahu akan sesuatu. Mungkin Tuan pernah mengalaminya. Tuan takut terlihat tidak sempurna atau Tuan tidak berada di atas rata-rata. Tuan mengira harus melebihi setiap orang. Tuan tidak akan merasa nyaman bila mengatakan “Saya tidak tahu”.
Tuan sering terjebak di dalam situasi yang mendorong Tuan menyampaikan bahwa Tuan punya pijakan baru untuk dilangkahi, informasi baru untuk disebarluaskan, cara baru untuk dilakukan, ilmu baru untuk dipelajari, orang-orang baru untuk ditemui.
Faktanya ini; Tuan tidak bisa mengetahui segalanya.
Situasi itu seringkali di luar pengalaman Tuan. Tidak perlu merasa malu, tak peduli apa yang dipikirkan orang-orang, dengan mengakui bahwa di sana terdapat kesenjangan dalam pengetahuan Tuan.
Jika Tuan ingin tumbuh, Tuan perlu menelan harga diri dan mengatakan “Saya tidak tahu”, lalu cari tahu. Katakan sekeras kawan bicara Tuan sehingga mereka dapat mendengarnya, “Saya tidak tahu”. Ucapkan dengan jelas. Ucapkan dengan bangga.
Lampaui keraguan Tuan, tanyakan pada diri Tuan; “Apa yang terburuk yang bisa terjadi padaku? Apakah orang-orang akan menertawakanku? Mereka akan memandangku rendah? Mereka menganggapku bodoh?” Jika mereka melakukan semua itu, so what? Masalahnya terletak pada mereka, bukan pada diri Tuan.
Hal positif dari mengakui ketidaktahuan, adalah Tuan belajar dan berkembang serta dapat dipercaya. Telan harga diri Tuan dengan mengucapkan tiga kata sederhana, “Saya tidak tahu”.