Penyangkalan adalah penolakan untuk mengakui keadaan yang tidak menyenangkan.
Penyangkalan merupakan mekanisme pertahanan diri. Mekanisme pertahanan diri adalah perilaku psikologis yang secara tidak sadar digunakan untuk melindungi seseorang dari kecemasan yang timbul dari pikiran atau perasaan yang sulit diterima. Penyangkalan menunjukkan bahwa seseorang belum mempelajari perilaku yang tepat untuk mengatasi situasi yang penuh tekanan.
Orang yang menyangkal dapat:
– mengabaikan kenyataan atau fakta yang tidak menyenangkan sama sekali,
– mengakui fakta tetapi menolak keseriusannya,
– mengakui keseriusan fakta tetapi menolak tanggung jawab dengan menyalahkan orang atau sesuatu yang lain.
Kadang-kadang penyangkalan memberi akibat positif sementara, tetapi biasanya, jika dibiarkan lama akan memberi konsekuensi negatif. Hamba dapat membayangkan hal itu terjadi jika hamba mengabaikan masalah kesehatan, misalnya.
Tidak menjalani hidup dengan antusias adalah salah satu bentuk penyangkalan. Ketika kita mengabaikan antusiasme, semangat kita bisa layu dan terjerumus ke dalam kemalasan, bahkan kegelisahan.
AREA PENYANGKALAN
Seseorang memiliki masalah kesehatan fisik/ mental yang tidak ingin ia akui dan/atau tindak lanjuti untuk mendapatkan bantuan profesional.
Seseorang merasa tidak bahagia karena ia tidak punya cukup uang untuk gaya hidup yang ia inginkan tetapi ia tidak mengambil tindakan untuk menghemat pengeluaran dan/atau meningkatkan pemasukannya.
Seseorang tahu bahwa ia mengalami depresi tetapi ia tidak mau mengatasinya karena banyak alasan, dan karenanya ia menolak membuat janji temu dengan konseling profesional untuk mulai mengatasi kondisinya.
Seseorang berada di bawah tekanan yang luar biasa tetapi ia tidak 1) melakukan tindakan untuk mengatasi efeknya dan/atau 2) tidak berusaha mengurangi faktor stres dalam hidupnya.
Penyangkalan hamba sendiri terjadi ketika hamba mengabaikan perlunya periksa kesehatan. Untuk beberapa waktu hamba bisa mengerjakan tugas-tugas. Namun ketika hamba biarkan lama-lama pada akhirnya hamba dirawat bahkan harus menjalani pembedahan.
Nah jika Tuan menyangkal atau mengabaikan hal serupa, atau dalam hal ini area kehidupan Tuan terkait tujuan transformasi, Tuan perlu memasukkan penyangkalan semacam itu ke dalam kesadaran Tuan. Kemudian, mengambil tindakan yang sesuai.
MENGAPA MENGATASI PENYANGKALAN?
Satu jawaban yang jelas untuk pertanyaan ini adalah jika Tuan tidak mengakui adanya masalah, Tuan tidak akan proaktif dalam menyelesaikannya. Tuan bisa terperangkap dalam lingkaran setan. Berikut skenario yang mungkin:
– masalah awal muncul,
– Tuan mengabaikan keberadaannya,
– masalah bertambah buruk atau setidaknya tidak terpecahkan,
– masalah awal mulai berkembang dengan memengaruhi kategori kehidupan lainnya,
– Tuan menyangkal tentang efek domino dari penyangkalan,
– dan berlanjut yang lainnya.
Jawaban lain untuk pertanyaan ini adalah dampaknya terhadap orang-orang yang Tuan sayangi. Berikut skenario yang mungkin:
– orang yang Tuan sayangi sering mendengar Tuan mengeluh tentang penolakan Tuan,
– mereka bosan mendengarkan Tuan karena Tuan tidak mengakui sumber sebenarnya dari masalah Tuan,
– mereka berhenti berusaha membantu Tuan mengatasi masalah Tuan,
– ini dapat memengaruhi umur panjang hubungan Tuan atau setidaknya keintiman emosional yang Tuan dapatkan melalui saling membantu,
– karena hubungan sosial adalah salah satu solusi untuk mental, Tuan sekarang memiliki masalah lain: kurangnya dukungan.
Ingat, yang pertama kali yang harus Tuan lakukan adalah mengenali keberadaan masalah ini dengan teliti. Selanjutnya terserah Tuan.
Leave a Reply