Kedaulatan rakyat adalah prinsip yang menegaskan bahwa kekuasaan dan pengambilan keputusan berada di tangan rakyat atau warga negara. Seharusnya begitu. Karenanya kedaulatan ini bukan hanya hak, tetapi juga tanggung jawab warga negara. Jadi sudah selayaknya setiap warga negara berpartisipasi aktif dalam proses demokrasi. Demokrasi itu sendiri adalah bentuk pemerintahan yang didasarkan pada kedaulatan rakyat. Nah tanpa partisipasi aktif dari warga negara, demokrasi hanya menjadi retorika kosong.
Partisipasi aktif melibatkan pemahaman tentang isu-isu politik, pemilihan wakil, dan memberikan suara. Melalui pemilu, kita memilih perwakilan yang akan mengambil keputusan atas nama kita. Keputusan-keputusan yang menghasilkan kebijakan-kebijakan. Di sinilah kesempatan warga negara menyuarakan pendapatnya untuk memengaruhi kebijakan. Dengan berpartisipasi, warga negara berkontribusi pada keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka.

Di samping itu, kita sebagai warga negara harus waspada akan adanya ancaman terhadap kedaulatan rakyat; ketidakjujuran dan penyalahgunaan kekuasaan, juga oligarki, di mana kekuasaan terkonsentrasi pada segelintir kelompok, juga menghambat partisipasi aktif. Termasuk manipulasi media yang mana media berperan penting dalam membentuk opini publik. Ketidaknetralan dan manipulasi informasi dapat mengaburkan fakta dan menghalangi partisipasi aktif warga negara. Kita harus kritis terhadap berita dan memastikan akses informasi yang seimbang untuk menjaga kedaulatan rakyat, memperjuangkan transparansi serta akuntabilitas, bersama-sama memerangi korupsi dan memastikan keadilan bagi semua.
Jika saja semua warga negara sadar terhadap kedaulatan rakyat maka partisipasi dapat berjalan lebih efektif. Kesadaran ini dapat ditempuh dengan pendidikan politik dan membangun komunitas berbasis kedaulatan rakyat. Komunitas berupa organisasi masyarakat memiliki peran krusial dalam memperjuangkan hak-hak warga negara. Dengan berkolaborasi dan membangun komunitas yang peduli akan kedaulatan rakyat, kita dapat menguatkan peran kita sebagai aktor perubahan.
Leave a Reply